Ranu Darungan Pesona Lereng Semeru yang Terancam Hilang
![]() |
| Kondisi Ranu Darungan saat air penuh |
Ranu Darungan merupakan salah satu
destinasi wisata air nan indah yang berada di lereng gunung semeru yang
termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tepatnya di Dusun
Darungan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Ranu Darungan biasa disebut
juga Linggo Rekisi oleh warga sekitar. Sesuai dengan sebutanya yaitu “Linggo
Rekisi” danau tersebut dikelilingi oleh banyak pohon rekisi (Canarium asperium), selain itu juga
dikelilingi oleh pohon bambu (Bambuseae) dan pohon Sengon (Albizia chinensis) yang berfungsi untuk
mencegah terjadinya longsor disekitar Ranu Darungan. Ranu Darungan menurut
warga sekitar merupakan danau buatan belanda yang digunakan sebagai tempat
penampungan air ketika volume air sumber
meningkat pada saat musim hujan. Ranu Darungan saat musim hujan dipenuhi oleh
tumbuhan air seperti eceng gondok (Eichhornia
crassipes), Myriophyllum sp., dan melati air (Echinodorus radicans).
![]() |
Kondisi Ranu Darungan saat kering
|
Namun kondisi pada bulan September 2018 ranu yang indah dipenuhi
genangan air menjadi surut dan kering hingga menyisahkan genangan air yang tak
cukup banyak untuk tumbuh dan berkembangnya biota air didalamnya. Masyarakat sekitar
mengatakan bahwa kekeringan yang dialami Ranu Darungan sudah terjadi sejak awal
tahun 2018. Kondisi keringnya Ranu Darungan menurut salah satu warga sekitar
adalah murni akibat pembagian air yang tidak sebanding antara kuantitas air
yang masuk ke danau dan air yang dialirkan ke permukiman penduduk. Sekitar 80%
air dialirkan ke permukiman penduduk dan sisanya dialirkan ke danau. Sedangkan
pada musim hujan sangatlah berbeda, kuantitas air lebih banyak dan tidak
terjadi kekeringan di Ranu Darungan.
Kondisi Ranu Darungan yang kering dan masih menyisahkan sedikit genangan
air di bagian hilir tidak menyurutkan minat warga sekitar untuk memancing ikan
di Ranu Darungan, selain itu ada pula yang memanfaatkan Ranu Darungan sebagai
tempat wisata penghilang penat. Seperti yang kita tahu bahwa kekeringan dapat
mempengaruhi kualitas air di Ranu Darungan, salah satunya yaitu suhu air yang
tinggi. Namun kualitas air Ranu Darungan masih dalam kategori sedikit aman
untuk dimanfaatkan. Oleh karena itu tindakan konservasi sangat penting dilakukan
di sekitar wilayah ranu dan di Ranu Darungan. Tindakan yang dilakukan oleh
warga sekitar untuk tetap menjaga kondisi Ranu Darungan adalah dengan
bergotong-royong untuk membersihkan area sekitar Ranu Darungan dari sampah dan
tumbuhan invasif yang menutupi Ranu Darungan pada saat keadaan penuh terisi
air. Kemudian warga sekitar juga rutin setiap tahun menanam pohon di area
sekitar Ranu Darungan. Pohon yang ditanam yaitu pohon bambu, pohon sengon dan
pohon rekisi. Warga sekitar mengharapkan bahwa hasil dari penanaman pohon-pohon
tersebut dapat meningkatkan penyimpanan air dalam tanah yang dapat memicu
naiknya debit air yang berada pada sumber untuk memenuhi Ranu Darungan sehingga
ranu tersebut tidak kekeringan lagi. Selain itu tindakan yang sangat penting
dilakukan oleh warga sekitar untuk mencegah keringnya Ranu Darungan yaitu
dengan menghemat penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari, karena tidak ada
yang tau jika nantinya kondisi Ranu Darungan benar-benar kering dan warga
sekitar tidak memiliki sumber air lagi.
Jadi? YUK?!! kita sama-sama menjaga salah satu destinasi wisata air di lereng gunung semeru ini agar tidak terancam hilang serta bisa dinikmati juga oleh generasi penerus bangsa ditahun berikutnya ☺
![]() |
| Saya bersama teman-teman sedang menguji kualitas air Ranu Darungan |
![]() |
| Saya di kantor Balai Besar Taman Nasional Bromo Tenger Semeru |




Apakah ada kiat khusus untuk menyempurnakan pemanfaatan secara maksimal ?
BalasHapusMengingat belum adanya tindakan yang bersifat terstruktur dan konstan dalam perawatan Ranu Darungan